Judul Buku : Perempuan di Titik Nol
Penulis : Nawal el - Saadawi
Penerjemah : Amir Sutaarga
Pengantar : Mochtar Lubis
Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Ketebalan buku : 176 Halaman
Tahun Terbit : 2018
Penulis : Nawal el - Saadawi
Penerjemah : Amir Sutaarga
Pengantar : Mochtar Lubis
Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Ketebalan buku : 176 Halaman
Tahun Terbit : 2018
Firdaus adalah seorang perempuan yang dipenjara di Penjara Qanatir dan divonis gantung karena telah membunuh seorang pria yaitu germo. Diakhir hidupnya sebelum meninggal ia sempat menceritakan lika-liku kehidupannya kepada seorang dokter wanita yang menunjunginya untuk penelitiannya. Tidak mudah untuk dapat bebicara dengan Firdaus karena ia selalu menolak setiap orang yang mengun junginya, tapi pada akhirnya Firdaus mau berbicara dan menceritakan kehidupannya sehari sebelum eksekusi hukuman mati dirinya.
Firdaus lahir dari keluarga miskin ayahnya seorang petani, ayahnya memiliki sifat yang buruk kepada keluarganya, suka memukul jika ibu atau anggota keluarga yang lain salah dan mementingkan dirinya sendiri, gambaran ayah difikiran Firdaus seperti itu tapi pada kenyataannya ia lahir tidak punya ayah, pernah pada suatu ketika ia bertanya pada ibunya, tapi malah ia dihukum. Setiap hari kegiatan Firdaus adalah pergi ke ladang, mengangkat air dan membuat adonan tepung, Firdaus memiliki paman dan sangat dekat dengan pamannya, ia sangat sedih saat mengetahui pamannya harus pergi meninggalkannya untuk ke El- Azhar Kairo dan harus menikah.
Saat sekolah menengah Firdaus tinggal bersama pamannya. Disana ia serumah dengan istrinya juga, karena istri pamannya tidak suka, maka pamanya membawa pindah Firdaus untuk tinggal di asrama sekolah disana ia memiliki teman bernama Wafeya yang selalu mendengarkannya. Setelah lulus sekolah Firdaus dinikahkan oleh seorang kakek tua yang kasar hingga akhirnya ia memutuskan keluar dari rumah, namun kenyataannya dunia jalanan tidak mudah. Firdaus banyak mengalami banyak kejadian ia belajar tentang cinta dan kesepian, dan suatu hal yang dapat membuatnya menjadi pelacur kelas atas di Kairo.

0 komentar:
Posting Komentar