Minggu, 03 November 2019

Cinta Kasih

Cinta kasih tidak bisa terlepas dari kehidupan setiap manusia. Cinta kasih merupakan perasaan yang dimiliki setiap makhluk rasa ini timbul ketika manusia memiliki rasa memiliki dan menyayangi makna cinta kasih ini luas yaitu manusia dengan sesuatu, bisa manusia dengan manusia, manusia dengan alam, atau pun manusia dengan Tuhan. seperti pada novel Tabula Rasa, apa sebenarnya makna cinta kasih itu. Cinta Kasih, ternyata, tidak mungkin lepas dari persoalan tempat dan waktu; makin kompleks realitas kehidupan, makin komplek pula cinta kasih, dan kalau perkembangan zaman menuntut kehidupan orang-orang modern menjadi kososng dan tidak bermakna, maka cinta kasih manusia modern pun menjadi kosong tidak bermakna.

Setiap orang tidak bisa memilih untuk siapa hatinya dan dengan siapa menuangkan cinta kasih. dengan cinta kasih semua batasan dihancurkan. Namun untuk dapat bersama dan bahagia dengan orang yang kita kasihi kadang perlu jalan yang sulit. Beruntunglah untuk orang yang dapat saling mengasihi dengan orang yang mereka cintai, kadang Tuhan menciptakan rasa cinta kasih pada manusia namun tidak untuk saling membahagiakan. Setiap keluarga pasti saling memiliki cinta kasih yang tulus namun karena ego, pada akhirnya saling menyakiti, atau kadang ada pasangan yang saling mencintai dan mengasihi tidak bisa bersama karena batas-batas ideologo, ras, kultur, bahkan gender. Atau terkadang malah kita mencintai dan mengasihi dengan orang yang tidak bisa mencintai dan mengasihimu kembali. Memang rumit namun karena murninya cinta kasih hal tersebut bukanlah apa-apa, karena pada dasarnya cinta kasih adalah hal benar-benar tulus, tidak hanya dapat dirasa dengan panca indra, melewati batas-batas akal manusia, entahlah Tuhan sangatlah unik dalam menciptakan rasa ini.

Cinta kasih tidak hanya sebatas nafsu, terkadang aku melihat orang dengan nafsunya mengatasnamakan cinta kasih. Jika hanya sebatas nafsu maka esensi dari cinta kasih ini telah rusak. Namun pada kenyataannya kadang sesuatu yang benar-benar tulus tertutupi dengan apa yang dilihat dan dirasa, atau sekedar yang di jangkau akal manusia. Memang miris, contohnya banyak orang bilang menikah karena atas nama cinta tapi pada kenyataannya akhirnya bercerai, itu bukanlah cinta kasih. Itu hanya sekedar omongan belaka, karena tidak cukup untuk sekedar diucapkan kadang. Sulit memang tapi bukan tidak mungkin hal tersebut memang nyata adanya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar