Sabtu, 29 Februari 2020

Kontradiksi Kebebasan dan Kolonialisme




Cerita dari Digul merupakan buku yang berisi lima kisah tentang pengalaman para tahanan politik saat diasingkan di Boven Digul Papua. Para penulis juga merupakan mantan tawanan digulis dimana keadaan mereka selain harus berpisah dengan keluarga dan orang terkasih melainkan juga harus mendapatkan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Kolonial belanda selama 15 tahun.
Pelanggaran HAM tersebut dimulai kerja paksa yang membuat kehidupan para tawanan sangat terbatas akan banyak hal termasuk untuk diri sendiri. Ketika mencoba untuk melarikan para tawanan mendapatkan kesulitan diantaranya adalah logistik yang membuat mereka mendapatkan sebuah wabah penyakit. Yang membuat simalakama para tawanan tersebut untuk tetap bertahan ataupun keluar dari lingkup Digul Tersebut.
Buku ini menjelaskan tentang sikap elit bangsa kolonial pada saat itu yang membenci akan pergerakan kiri Komunis, para elit ini tak segan langsung melakuakan sistem pengadilan terbuka dimana ketika menemukan orang-orang yang termasuk daftar hitam akan langsung ditangkap dan melakuakan hal yang mengenyampingkan masalah hak asasi manusia itu sendiri.
Para tawanan politik ini yang kebanyakan dari masyarakat sipil yang pernah melakukan upaya perlawanan dan  pada akhirnya mereka gagal dan dikembalikan kembali ke daerah Digul, yang tawanan tersebut menyerah tanpa ada lagi usaha yang lebih dikarenakan sudah tahu bagaimana akhir dari perlawanan mereka. Sangat sulit untuk mendapat kebebasan hidup dan kemerdekaan secara manusiawi. Yang pada posisinya tidak ada kesempatan untuk menanyakan tentang bagaimana keadaan hak dari tawanan tersebut.
Ketika ditarik dengan keadaan saat ini kemajuan teknologi yang sangat diagung agungkan dimana kita diberikan ruang yang luas untuk mengemukakan pendapat. karena saat ini media dan jangkauannya lebih luas, contohnya dengan adanya sosial media dan media online lainnya. Dan hal tersebut sangat bertolak belakang dengan kehidupan pada saat tawanan itu ada dimana kebebasan dan juga hak asasi manusia dibatasi dan ditentukan oleh pemerintah yang berwenang.
Namun kemajuan teknologi seperti ini seperti pisau bermata dua, semua orang dengan mudah dan bebas berinteraksi dengan sosial media, dibalik itu terdapat beberapa orang yang terlarut akan kemajuan teknologi yang mengakibatkan orang tersebut apatis terhadap hal-hal yang ada disekitarnya . yang hanya berorientasi akan hal-hal virtual hingga mereka terlalu asik dan tenggelam dalam dunianya  dan mengisolasi diri sendiri.
Hal ini cukup membuat miris ketika tenggelam akan hal-hal yang penting dari kehidupannya seakan menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Kalau sudah seperti ini mereka akan berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan kesenangan yang bersifat sementara ini mengindahkan hal-hal sederhana seperti keluarga, dan kehidupan sosial mereka.
Ini sangat bertolak belakang dengan pada masa kolonial. dulu para para tawanan bersusah-payah untuk mendapat kebebasan dan mendapatkan hak sebagai manausia. Saat ini dengan segala kemudahan dan kemajuan teknologi digunakan untuk hal-hal yang negatif. Dan kebanyakan dari masyarakat tenggelam menyamankan diri dengan mengisolasi diri dari kehidupan sosial dan keluarga yang normal.
Kolonialisme dan apapun itu tidak dapat dibenarkan dimana mereka yang kuat dan berpengaruh dengan bebas mengeksploitasi para manusia yang lemah, mereka yang lemah diperas tenaga dan seluruh kehidupannya dengan mengabaikan penderitaan yang mereka alami untuk kepentingan elit politik. Para masyarakat yang memperjuangkan hidupnya dipaksa diam dan dibuang di Digul tanpa kata adil yang seharusnya mereka berhak memberikan alasan mereka melakukan pemberontakan,
Jika kolonialisme yang dilakukan bangsa Belanda ini tidak dibenarkan maka praktik menindas elit politik Indonesia pada saat ini pun sama. dilihat kenyataannya pemerintah saat ini tidak ada bedanya dengan para kolonial Belanda pada saat itu sama sama tidak ada ketentraman dan juga kebebeasan dalam berpikir karena dibatasi oleh peraturan dan juga norma terkait.
Pada akhirnya para masyarakat tidak berdaya dengan semua kebijakan pemerintah dan berakhir hanya pasrah dengan ketidakadilan yang dialami karena usaha yang telah dilakukan hanya akan mengambang tidak ada solusi konkret dari pemerintah karena mereka para elit akan berlindung dibalik tirani kekuasaannya.

Share:

Minggu, 15 Desember 2019

Menyamankan Diri dengan Ketidaknyamanan

Setiap orang pasti akan mencari kenyamanan dalam hidup, tujuan hidup kebanyakan setiap orang biasanya untuk memberikan kenyamanan untuk hidupnya. Contoh orang yang terbiasa bekerja di ruang ber AC pasti akan resah dan menggerutu ketika AC rusak. Lalu orang yang dari awal tidak menggunakan AC akan biasa saja dan tetap produktif bekerja.

Kenyamanan adalah ketergantungan yang kita mulai sendiri. Kita memberikan diri kita keperluan yang diluar kebutuhan pokok, yang menyebabkan ketergantungan dan seakan menjadi kebutuhan pokok. Padahal jika tanpa itu pun kita akan tetap hidup.

Saya mencoba memberikan diri kebutuhan yang memang perlu saja dan menyamankan diri dengan segala apapun. Karena dengan membiasakan ini kita akan terbiasa hidup tanpa hal-hal yang hanya bersifat untuk kenyamanan.

Apresiasi diri memang perlu tapi jangan sampai berlebihan. Agar jika kita dalam kondisi terpuruk dan hanya hidup dengan mempertahankan kebutuhan primer saja tanpa hal yang hanya untuk kesenangan kita akan terbiasa karena orang yang terbiasa pasti akan bisa mengsiasati perubahan hidupnya lebih tepat. Dibanding orang-orang yang tidak pernah membiasakan dirinya.

Aku sekarang mencoba menyamankan diri dengan kondisi apapun dari diri ku. Berdamai dengan segala keadaan yang ada dan mencoba tidak berekspetasi berlebihan pada apapun usaha yang aku lakukan.
Share:

Rabu, 27 November 2019

Cantik

Apasih definisi cantik sebenarnya? jika aku mencari di kamus cantik adalah elok, molek ( tentang wajah, muka perempuan). Tapi apakah hanya sekedar tentang suatu yang terlihat sesuatu tentang materi? Lalu jika artinya hanya seperti itu kenapa banyak orang bilang cantik itu relatif bahkan standar kecantikan setiap negara atau daerah berbeda. Banyak perempuan rela melakukan segala cara untuk bisa disebuut cantik. Kenapa harus cantik apasih keuntungan menjadi cantik jika dengan menjadi cantik para perempuan rela membiarkan kulitnya susah bernafas tertutup foundation untuk meratakan tekstur kulit, membiarkan matanya bekerja lebih keras karena beratnya bulu mata, atau membuat kesulitan makan karena takut lipstik yang belepotan. Saya tidak menyalahkan perempuan yang berdandan untuk terlihat cantik tapi alangkah baiknya semoga mereka berdandan untuk memang kepuasan diri sendiri, bukan untuk memenuhi definisi cantik yang kebanyakan orang bilang. Karena setebal apapun make up mu jika kamu tidak percayan diri dengan dirimu maka kamu akan merasa insecure dengan diri sendiri dan merasa selalu kurang cantik karena menurutku cantik itu mindset yang kamu tanam pada dirimu sendiri, jika kamu percaya kamu cantik pasti kamu akan bahagia dan aura positif keluar dari dirimu dan membuat wajahmu menjadi berseri dan dapat membawa kebahagiaan.

Cantik merupakan suatu label yang seperti pisau bermata dua, dengan kecantikan kamu bisa menggunakan kecantikan itu untuk mudah mendapat teman dan lebih dihargai, karena tidak bisa dipungkiri manusia untuk pertama bertemu melihat fisik terlebih dulu baru melihat kepribadian karena yang paling terlihat adalah hal materi. Namun disisi lain kamu juga kesulitan mencari yang benar-benar peduli dengan kepribadianmu karena mereka meliahatmu tertutupi oleh kecantikan.

Untuk apa label cantik jika itu hanya menyiksa para perempuan seperti di Korea banyak perempuan disana rela operasi plastik untuk menjadi cantik sesuai kriterian yang banyak diakui orang korean, para perempuan Jepang yang rela menambah giginya yang normal denagan gigi gingsul, atau leher panjag suku Kayan dengan menambah gelang besi di leher para perempuan sejak masih bayi. Ayolah para perempuan termasuk aku yang  masih belajar mari kita mencoba menjadi diri sendiri yang bahagia denagn fisik kita saat ini mari kita para perempuan berkerja sama menjadi perempuan  yang produktif dan membahagiakan diri sendiri tanpa perduli bagaimana masyarakat mendoktrin kita yang hanya membuat kita insecure.
Share:

Bintang

Malam ini berbeda dari malam-malam kemarin karena bintang tak nampak biasanya bintang banyak dan sangat indah menghiasi langit malam yang gelap. Aku rasa mungkin bintang malam ini tertutup oleh gelapnya awan mendung karena sejak sore tadi disini sudah diguyur hujan, walaupun tanpa adanya bintang malam inin terasa sangat sejuk karena hujan, udara dingin membuat nyaman untuk berdiam diri di kamar untuk tidak melakukan aktivitas apapun.

Aku selalu senang ketika banyak bintang di langit menemani bulan yang sendirian, walau cahanya pun kalah terang dengan sang rembulan. Bintang sangat banyak di langit namun juga terkadang tidak ada bintang sama sekali, bintang walaupun kita lihat hanya memiliki setitik cahaya tapi ia rela saling berbagi tempat untuk menunjukkan sinarnya dengan banyaknya bintang yang lain.

Bintang juga memiliki berbagai bentuk yang bisa di sebut dengan rasi bintang, rasi bintang berkaitan dengan zodiak. Zodiak bisa dihubungkan dengan kehidupan manusia berkaitan dengan nasib, jodoh, karier atau keberuntungan. Dengan acuan zodiak kita bisa membuat ramalan tentang seseorang yang memiliki zodiak tertentu, percaya atau tidak suatu bentuk bintang atau rasi berkorelasi pada keadaan alam semesta yang memepengaruhi suatu kehidupan manusia.

Bintang merupakan matahari karena memancarkan sinarnya sendiri berbeda dengan rembulan yang hanya memantulkan cahaya dari matahari, meskipun kecil bintang mandiri karena memancarkan cahayanya sendiri ini mengajarkan kita bahwa sekecil apapun kemampuan kita kita harus bangga karena itu memang apa yang kita miliki sendiri, seperti bintang dilangit walaupun sinarnya tidak sama ada yang redup, bahkan terang benderang tapi mereka tetap setia menghiasi langit malam dan menemani sang rembukan walau terkadang kehadirannya tertutupi oleh gelapnya awan mendung di langit.

Aku selalu senang memandang langit yang bertaburan bintang kadang aku mengajak orang yang sedang berada jauh dari ku untuk bersama melihat langit walau di tempat yang berbeda tapi setidaknya kita masih melihat langit dan bintang yang sama di gelapnya malam. Jika kita melihat bintang itu sama seperti kita melihat masa lalu karena jaraknya yang sangat jauh dengan bumi, bintang yang kita lihat merupakan masa lalu dengan melihat bintang kita dapat melihat masa lalu. Bintang selalu sabar dan terima walaupun jatuhnya ditunggu-tunggu dan membuat orang bahagia karena katanya ketika berdoa saat bintang jatuh itu dapat terkabul.
Share:

Minggu, 03 November 2019

Cinta Kasih

Cinta kasih tidak bisa terlepas dari kehidupan setiap manusia. Cinta kasih merupakan perasaan yang dimiliki setiap makhluk rasa ini timbul ketika manusia memiliki rasa memiliki dan menyayangi makna cinta kasih ini luas yaitu manusia dengan sesuatu, bisa manusia dengan manusia, manusia dengan alam, atau pun manusia dengan Tuhan. seperti pada novel Tabula Rasa, apa sebenarnya makna cinta kasih itu. Cinta Kasih, ternyata, tidak mungkin lepas dari persoalan tempat dan waktu; makin kompleks realitas kehidupan, makin komplek pula cinta kasih, dan kalau perkembangan zaman menuntut kehidupan orang-orang modern menjadi kososng dan tidak bermakna, maka cinta kasih manusia modern pun menjadi kosong tidak bermakna.

Setiap orang tidak bisa memilih untuk siapa hatinya dan dengan siapa menuangkan cinta kasih. dengan cinta kasih semua batasan dihancurkan. Namun untuk dapat bersama dan bahagia dengan orang yang kita kasihi kadang perlu jalan yang sulit. Beruntunglah untuk orang yang dapat saling mengasihi dengan orang yang mereka cintai, kadang Tuhan menciptakan rasa cinta kasih pada manusia namun tidak untuk saling membahagiakan. Setiap keluarga pasti saling memiliki cinta kasih yang tulus namun karena ego, pada akhirnya saling menyakiti, atau kadang ada pasangan yang saling mencintai dan mengasihi tidak bisa bersama karena batas-batas ideologo, ras, kultur, bahkan gender. Atau terkadang malah kita mencintai dan mengasihi dengan orang yang tidak bisa mencintai dan mengasihimu kembali. Memang rumit namun karena murninya cinta kasih hal tersebut bukanlah apa-apa, karena pada dasarnya cinta kasih adalah hal benar-benar tulus, tidak hanya dapat dirasa dengan panca indra, melewati batas-batas akal manusia, entahlah Tuhan sangatlah unik dalam menciptakan rasa ini.

Cinta kasih tidak hanya sebatas nafsu, terkadang aku melihat orang dengan nafsunya mengatasnamakan cinta kasih. Jika hanya sebatas nafsu maka esensi dari cinta kasih ini telah rusak. Namun pada kenyataannya kadang sesuatu yang benar-benar tulus tertutupi dengan apa yang dilihat dan dirasa, atau sekedar yang di jangkau akal manusia. Memang miris, contohnya banyak orang bilang menikah karena atas nama cinta tapi pada kenyataannya akhirnya bercerai, itu bukanlah cinta kasih. Itu hanya sekedar omongan belaka, karena tidak cukup untuk sekedar diucapkan kadang. Sulit memang tapi bukan tidak mungkin hal tersebut memang nyata adanya.
Share:

Tabula Rasa



Judul : Tabula Rasa
Pengarang : Ratih Kumala
Penerbit : Grasindo
ISBN : 978-602-03-3636-7
Tebal : 198 hlm

Mengisahkan kisah cinta yang kompleks dimana mengajarkan cinta tidak harus memiliki. Galih seorang pemuda Indonesia yang harus tinggal di Rusia karena urusan pekerjaan orang tuanya di sana ia bertemu seorang gadis Rusia bernama Krasnaya, Krasnaya seorang pelukis Galih terpesona pada pandangan pertama dan menaruh hati yang dalam pada Krasnaya. Karena pergolakan politik pada tahun 1991 memaksa mereka harus berpisah. Galih pulang ke Indonesia dan akan kembali untuk menemui Krasnaya. 

Karena hubungannya dengan Krasnaya menyebabkan Krasnaya terbunuh dengan ayahnya. Krasnaya merupakan cinta sejati Galih selama sepuluh tahun berlalu, Krasnaya tetap hidup di hati Galih. Di Yogyakarta Galih menjadi dosen di sebuah universitas, dia bertemu salah satu mahasiswanya yang suka melukis mengingatkannya dengan mendiang kekasihnya Krasnaya dia adalah Raras. Galih menaruh hati dengan Raras tapi cinta Galih bertepuk sebelah tangan. Raras sebenarnya telah memiliki kekasih hati namun kekasihnya telah meninggal, Raras merasa bahwa didalam dirinya tidak biasa dengan gadis lainnya. Raras adalah Tabula Rasa seseorang yang polos terbentuk dari perjalanan hidup.

Novel ini berlatar tempat Indonesia, Rusia dan Kanada. Dalam Novel ini menggambarkan situasi politik negara Komunis Rusia di Moskow. Pada tanggal 19 Agustus terjadi kudeta untuk menghambat program Kremlin untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi. Ghorbahev sempat ditahan di rumah peristirahatannya di Cremia oleh sekelompok kecil komunis garis keras. Disamping hal tersebut di Indonesia juga pada 30 September 1965 tejadi pembunuhan banyak Jendral dan menempatkan kelompok PKI bersalah atas hal tersebut. Peristiwa tersebut disebut G 30 S/PKI. Namun sebenarnya banyak fakta yang belu terungkap dari kejadian tersebut.
Share:

Kamis, 24 Oktober 2019

The Old Man and The Sea



Judul : The Old Man and The Sea
Penulis : Ernest Hemingway
Penerbit : Liris
Penerjemah : Dian Vita Ellyati
ISBN : 978-602-96980-4-9
Tebal : 131 hlm


Bagaimana jika keberuntungan selalu tidak berpihak padamu, padahal sepertinya usahamu telah dikerahkan secara maksimal. Seperti seorang nelayan asal Kuba yang bernama Santiago ia telah berhari-hari berlayar untuk mendapatkan ikan tapi tak satupun ia dapatkan. Dilautan ia mendapat banyak rintangan dan kejadian-kejadian yang membuat ia mendapatkan pelajaran yang berharga. Bagaimana ia bertahan hidup dengan bekal yang minim dan terombang-ambing ditengah lautan. Novel ini menggambarkan bagaiman kerasnya kehidupan sesungguhnya.

Keberuntungan seperti sedang gtidak berada pada hidup Santiago, dari dimulai kawannya yang seorang bocah laki-laki meninggalkannya untuk berlayar sendirian karena orang tuannya melarang berlayar dengan Santiago yang tidak kunjung mendapatkan ikan. Ketika kailnya mulai bergerak dan ikan memakan umpannya betapa terkejutnya Santiago melihat ikan Marlin yang luar biasa besar dan indah yang diperkirakan akan dijual mahal. Namun ternyata ikan itu unik tidak begitu saja menyerahkan diri untuk ditangkap. Santiago bersusah payah menaklukkannya, namun ia mengerti dan akhirnya mengikuti dan mempelajari permainan si ikan. Santiago membiarkannya begitu saja berenang dengan umpan yang dimakan, kemudian ketika ikannya sudah  mulai lelah dan menyerahkan diri Santiago menangkapnya dan mengikatnya di kapalnya karena ikan yang terlalu untuk dimasukkan kedalam kapal. Darah segar dari ikan mengalir kelautan bau anyir menyebar. Di sepanjang jalanan menuju pulang, karena bau yang menyengat tersebut mengundang para ikan untuk menyantapnya. 

Hingga pada akhirnya Santiago pulang hanya membawa luka-luka bekas jerih payahnya menangkap ikan Marlin yang hanya tersisa ekor dan kepala. Novel ini memberikan pelajaran kadang apa yang benar-benar kita usahakan belum tentu berakhir indah, kenyataan hidup memang seperti itu. Memberikan gambaran betapa kerasnya hidup dan usaha yang tidak ada putus-putusnya, dan meyelesaikan apapun sampai selesai.
Share:

Rabu, 16 Oktober 2019

Perempuan di Titik Nol


Firdaus Pada Era Sekarang

Aku telah selesai membaca Novel karya Nawal El Sadaawi, Perempuan di Titik Nol. Novel ini mengisahkan sisi gelap yang dihadapi perempuan-perempuan Mesir di tengah kebudayaan Arab yang kental dengan nilai-nilai patriarki. Dimana kedudukan perempuan ditempatkan dibawah laki-laki, ketika perempuan disini masih mengalami ketimpangan dan tidak bisa mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Didalam novel ini diceritakan kehidupan seorang perempuan yang sedari kecil mengalami kehidupan yang keras dan penuh penderitaan dan penderitaan tersebut berasal dari kaum laki-laki, diceritakan perempuan korban dari budaya patriarki menempatkan mereka dalam konflik, dimana mereka tidak mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki, tidak mendapat kebebasan dalam berpolitik, dan juga ketika dalam pernikahan yang menempatkan perempuan dalam kungkungan hierarki suami. Yang menjadikan mereka objek dari kekerasan, tidak bisa bergerak bebas, dan tidak memiliki kesempatan untuk mengatur hidupnya sendiri. Sejak kecil Firdaus telah merasakan ketidak adilan ini, dia melihat dimana ayahnya diperlakukan sebagai seorang raja dirumahnya dan ibunya selalu tunduk atas apa perintah suaminya itu, bahkan masih menghukum ibunya ketika melakukan kesalahan. Dan pada suatu ketika keadaan memaksanya untuk menjadi pelacur, namun disini ia menemukan suatu hal yang berbeda dia merasa lebih berharga dimana setiap orang yang menginginkannya harus rela membayar, bahkan seorang presiden atau raja pun rela memberikan segalanya untuk Firdaus sampai dia berada pada puncak yaitu menjadi pelacur kelas atas dia merasakan dimana menjadi wanita yang dihargai, memiliki apapun yang dia mau. Hidupnya jika dilihat dari materi tidak ada bedanya dengan para kaum wanita-wanita bangsawan atau pun para istri pejabat

Menyoroti dari novel ini, lalu bagaimana yang terjadi pada era sekarang? Masih adakah Firdaus-Firdaus lagi. Dan  bagaimana bentuk patriarki yang terjadi di Indonesia?. Sebenarnya budaya Patriarki telah sejak lama terjadi di Indonesia, bisa dilihat dari sistem hierarki kerajaan pada zaman dahulu, seperti yang telah di perjuangkan Ibu Kartini atas keresahannya dengan situasi lingkungan kerajaan yang terjadi di keluarganya. Bentuk patriarki kerajaan zaman dulu yaitu beranggapan bahwa tugas perempuan hanyalah macak, manak, masak yang artinya tugas mereka hanyalah mengurusi urusan rumah tangga saja. Dulu sebelum ada emansipasi wanita, perempuan tidak boleh bersekolah tinggi-tinggi,tidak mempunyai hak politik, dipaksa menikah muda dengan laki-laki yang sudah dipilihkan orangtua nya dan harus mau tidak boleh menolak. Lalu pada penjajahan Jepang adanya Jugun Ianfu dimana pada saat itu penjajah Jepang tidak hanya mengeksploitasi sumber daya alam dan tenaga melainkan perempuan pun menjadi korban.

Lalu bagaimana Firdaus di zaman sekarang, apakah masih ada Firdaus. Sekarang pun masih saya jumpahi, dimana soal berpakain dari perempuan sering disalahkan atas apa yang menimpanya seperti kekerasan seksual disebabkan oleh berpakaian atau dalam dunia pekerjaan masih sering kali kemampuan perempuan diremehkan dari laki-laki. Padahal untuk kasus kekerasan seksual perempuan adalah korban dari kemesuman laki-laki tapi masih di tambahi lagi dengan menyalahkan pakaian yang dipakai. Lalu apa yang dilakukan laki-laki sebenarnya. Apakah perempuan akan tetap seperti ini. Kejadiannya memang mirip dengan Firdaus tapi, Firdaus menanang oleh keadaan. Sedangkan sekarang bagaimana nasib para wanita sekarang. Mereka cenderung pasrah dengan keadaan yang ada apabila mereka tidak cukup memiliki bekal seperti sekolah, ataupun skil untuk bekerja, kebanyakan lebih memilih diam dan menerima keadaan tanpa bisa memberontak.

Share:

Minggu, 29 September 2019

Midah Simanis Bergigi Emas





Judul : Midah Simanis Bergigi Emas
Penulis : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Lentera Dipantara
Tahun Terbit : 2003
Tebal : 134 hlm
ISBN : 979-97312-7-5

Midah adalah anak dari seorang Haji yang bernama Abdul yang kaya raya dan terpandang di kampungnya serta dikenal taat beribadah, sejak kecil dia dimanja oleh orang tuanya, namun ketika dia  berumur 9 tahun dan memiliki adik perlakuan orang tuanya berubah. Midah tidak lagi menjadi satu-satunya anak yang disayang, orangtuanya lebih memperhatikan adik-adiknya. Midah mulai mencari kebahagiaan diluar pertama pulang telat Midah takut akan dimarahi orang tuanya, tapi ternyata orang tua midah tidak perduli akan keberadaan Midah karena adiknya. Midah semakin hari semakin senang dengan dunia jalanan yang bebas, sampai suatu ketika ia bertemu sekelompok pemusik keroncong, karena ketertarikannya Midah membeli kaset untuk di dengarkan di rumahnya, namun ayahnya marah besar saat mengetahui Midah menyanyi musik keroncong bukan musik arab, ayahnya menganggap itu suatu dosa besar, karena kemarahannya ayah Midah menghancurkan kasetnya, Midah sangat kesal dan sakit hati dengan perlakuan ayahnya kepadanya, lalu Midah dinikahkan dengan seorang yang dianggap sholeh dan terpandang serta berasal dari Cibatok yaitu Haji Terbus, namun setelah menikah kehidupan Midah semakin terpuruk keluarganya menjadi berantakan.

Pramoedya dengan novel ini memberikan gambaran kehidupan seorang yang alim dan rajin ibadah, seperti Haji Abdul dan Haji Terbus namun melupakan moralitas dan kemanusiaan, digambarkan orang yang baik hanya dinilai dari banyaknya uang dan ibadah yang dilakukan. Di sisi lain menggambarkan seorang perempuan yang kuat berjuang atas kehidupan dan anaknya melewati batas-batas anggapan yang ada di masyarakat, seseorang perempuan yang tumbuh di keluarga alim namun menjadi perempuan jalanan karena ayahnya yang lalim dan suami patriarkinya. Memang Midah kalah dengan moral dengan menjadi penyanyi jalanan dan pelacur.Midah adalah gambaran perempuan yang kuat melewati kerasnya kehidupan yang tak bisa dikalahkan oleh apapun.


Share:

Jumat, 20 September 2019

Perempuan di Titik Nol




Judul Buku : Perempuan di Titik Nol
Penulis : Nawal el - Saadawi
Penerjemah : Amir Sutaarga
Pengantar : Mochtar Lubis
Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Ketebalan buku : 176 Halaman
Tahun Terbit : 2018

Firdaus adalah seorang perempuan yang dipenjara di Penjara Qanatir dan divonis gantung karena telah membunuh seorang pria yaitu germo. Diakhir hidupnya sebelum meninggal ia sempat menceritakan lika-liku kehidupannya kepada seorang dokter wanita yang menunjunginya untuk penelitiannya. Tidak mudah untuk dapat bebicara dengan Firdaus karena ia selalu menolak setiap orang yang mengun junginya, tapi pada akhirnya Firdaus mau berbicara dan menceritakan kehidupannya sehari sebelum eksekusi hukuman mati dirinya.

Firdaus lahir dari keluarga  miskin ayahnya seorang petani, ayahnya memiliki sifat yang buruk kepada keluarganya, suka memukul jika ibu atau anggota keluarga yang lain salah dan mementingkan dirinya sendiri, gambaran ayah difikiran Firdaus seperti itu tapi pada kenyataannya ia lahir tidak punya ayah, pernah pada suatu ketika ia bertanya pada ibunya, tapi malah ia dihukum. Setiap hari kegiatan Firdaus adalah pergi ke ladang, mengangkat air dan membuat adonan tepung, Firdaus memiliki paman dan sangat dekat dengan pamannya, ia sangat sedih saat mengetahui pamannya harus pergi meninggalkannya untuk ke El- Azhar Kairo dan harus menikah.

Saat sekolah menengah Firdaus tinggal bersama pamannya. Disana ia serumah dengan istrinya juga, karena istri pamannya tidak suka, maka pamanya membawa pindah Firdaus untuk tinggal di asrama sekolah disana ia memiliki teman bernama Wafeya yang selalu mendengarkannya. Setelah lulus sekolah Firdaus dinikahkan oleh seorang kakek tua yang kasar hingga akhirnya ia memutuskan keluar dari rumah, namun kenyataannya dunia jalanan tidak mudah. Firdaus banyak mengalami banyak kejadian ia belajar tentang cinta dan kesepian, dan suatu hal yang dapat membuatnya menjadi pelacur kelas atas di Kairo.







Share:

Rabu, 11 September 2019

Jalan Tidak Ada Ujung





 Judul                   : Jalan Tak Ada Ujung
Jenis Buku           : Novel
Penulis                 : Mochtar Lubis
ISBN                   : 978-974-461-980-3
Penerbit               : Yayasan Pusat Obor Indonesia
Tebal                   : 168 halaman

Guru Isa adalah seorang guru Rakyat di Tanah Abang, memiliki jiwa lembut, penyuka musik dan dikenal baik oleh masyarakat dia juga tidak menyukai kekerasan. Guru Isa memiliki sifat yang penakut terutama terhadap kekerasan dia tidak suka ketika melihat kekejaman tentara Jepang.

Guru Isa memiliki istri bernama Fatimah dan anak angkat yang bernama Saleh, karena memiliki ketakutan yang berlebihan menyebabkan diri dari Guru Isa menjadi lemah, akibatnya semenjak enam bulan setelah pernikahanya guru Isa tidak bisa melaksanakan tugasnya sebagai suami.
Pernah guru Isa saat hendak berangkat ke sekolah berpapasan dengan sekelompok ubel-ubel serdadu NICA karena ketakutan dia berlari dan bersembunyi di salah satu rumah, kemudian secara langsung guru Isa melihat wanita Tionghoa dibunuh, guru Isa semakin ketakutan dan merasa paling kalah sendiri.

Guru Isa memiliki murid music bernama Hazil, Hazil sering berkunjung ke rumah guru Isa untuk belajar  musik. Hazil adalah sesosok pemuda yang pemberani dan memiliki semangat memperjuangkan kemerdekaan, sifatnya berlawanan dengan guru Isa yang penakut. Hazil mengajak guru Isa untuk mengikuti gerakan perjuangan disana bertemu dengan Rahmad. Mereka bertiga berjuang bersama.
Hazil sering mengunjungi rumah guru Isa, pada suatu ketika guru Isa jatuh sakit. Hazil yang sering ke rumah guru Isa bertemu dengan Fatimah istri guru Isa.

Share: